Esteem & Belonging7 Hal yang Dilakukan Para Pasangan Bahagia - Sagu Hati

July 9, 20180

Kamu sering mendengar kalimat “happily ever after” seperti yang selalu digaungkan dongeng-dongeng yang mengawali kisah cinta seorang putri dan pangeran? Ada juga pepatah yang mengatakan, tidak ada pernikahan yang sukses, yang ada adalah pernikahan bahagia.  Lantas, apa sebenarnya definisi “bahagia selamanya”?

Seorang terapis, penulis dan relationship coach, Lyssa Danehy deHart mewawancarai ribuan pasangan yang cenderung memiliki kehidupan bahagia, lebih dari 22 tahun sepanjang karirnya. Ia juga memiliki hubungan baik selama 20 tahun dengan seseorang yang masih menjadi sahabat baiknya, dan memang ada beberapa hal yang harus dijalani demi hubungan jangka panjang.

Hubungan yang bahagia bukan hal yang mustahil dijalani, dan apa yang ditemukan Lyssa tentunya dibutuhkan komitmen serius untuk hasil akhirnya. Namun, bagi kebanyakan kita, cerita-cerita yang buruk dalam sebuah hubungan kerap memengaruhi cara pandang dan keyakinan akan “kebahagiaan” itu sendiri. Misalnya saja, perceraian orang tua, keterampilan komunikasi yang rendah, depresi, atau kekerasan dalam rumah tangga.

Lyssa yang memiliki pengalaman buruk lantaran perceraian kedua orang tuanya pun, membutukan waktu yang cukup lama untuk memahami bahwa memang ada hubungan yang menyenangkan di dunia ini. Ia mulai meneliti sisi positif dari sebuah hubungan, misalnya saja kakek dan neneknya yang sudah bersama selama 50 tahun, hingga maut memisahkan.

Dalam penelitiannya, Lyssa berupaya memahami aspek-aspek, seperti budaya, agama, dan turunan generasi dari para pasangan yang hidupnya cenderung bahagia dan langgeng tersebut. Berikut adalah beberapa hasil temuan Lyssa tentang rahasia membangun hubungan jangka panjang dan menyenangkan para pasangan bahagia. Mungkin terlihat klise, tapi ini bukanlah upaya mudah jika tidak ada saling pengertian antara kedua belah pihak:

1. Mereka menghargai hubungan lebih dari yang semestinya

Ada kemauan yang kuat untuk saling memberi dan menerima satu sama lain. Mereka tak peduli dengan isu-isu tak penting yang ditebar orang lain.

2. Mereka mempertahankan persahabatan

Ada pepatah yang mengatakan jika hubungan persahabatan terbaik di dunia adalah suami dan istri. Mereka pun tak pernah melupakan bagaimana mereka saling menyukai satu sama lain dan mendukung masing-masing mimpi.

3. Memiliki sense of humor

Percayakah kamu, jika memiliki pasangan humoris dapat membuat hubungan lebih bahagia? Nyatanya pasangan yang kerap berbagi canda dan tawa memang cenderung lebih harmonis.

4. Berbagi nilai-nilai fundamental bersama

Kecocokan dalam sebuah hubungan kerap dimaknai dengan kemampuan pasangan berbagi nilai-nilai penting dalam kehidupan. Pasangan yang memiliki kemiripan nilai dan cara pandang hidup mampu menjadi tim yang hebat dalam keluarga.

5. Saling menerima dan menghargai

Tidak ada orang sempurna, maka setiap kekurangan baiknya memang harus diimbangi oleh sikap pasangan satunya lagi. Idealnya, pasangan harus mampu saling melengkapi dalam kepribadian.

6. Tidak saling dendam

Tidak ada jaminan, bahwa dalam pernikahan tak ada masalah. Namun, pasangan yang mamu melewati masa-masa sulit adalah mereka yang rela saling memaafkan, terbuka, dan komitmen terhadap masa depan. Tentunya, butuh kebesaran hati yang dalam dan komitmen menjalani semua itu.

7. Tidak berbicara keburukan pasangan di depan orang lain

Punya masalah dalam rumah tangga? Jika ingin hubungan yang sehat, tak perlu membicarakan keburukan pasangan di depan orang lain. Mengajak bicara orang yang kompeten ata profesional untuk membantu masalah rumah tangga lebih dianjurkan jika sudah tak sanggup menyelesaikan sendiri.

Pada akhirnya, tidak ada hubungan sempurna di dunia, yang ada adalah upaya dan kebutuhan untuk mempertahankan apa yang sudah susah payah dibangun.

Sudah siap untuk hidup bahagia?

Sumber:prevention

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.