Personal dan Intim, Gaya Nikah Kaum Milenial?

Pernikahan bukanlah sebuah urusan yang harus selalu besar dan mewah. Di masa sekarang, bahkan banyak pasangan yang memilih untuk mengadakan acara kecil-kecilan, dan berbagi bahagia hanya dengan teman dan keluarga dekat.  Sebagai generasi “selfie”, sebagian milenial berupaya membuat pesta nikahnya lebih personal. Setiap pasangan, berupaya menyampaikan cerita dengan cara dan gaya seunik mungkin.

Bagi kaum milenial pula, hari pernikahan lebih utama soal pengalaman, tak heran mereka menekankan pada personalisasi tema dan desain. Pernikahan yang intim ini, kira-kira hanya mengundang 75-100 tamu, dan benar-benar menjadi perayaan yang personal bagi setiap orang. Berikut adalah beberapa keuntungan menggelar pernikahan dengan konsep private party.

wedding garden party
Kalangan selebriti pun juga menyukai konsep private wedding
dok. pegipegi

Menghemat biaya

Semua paham jika biaya menyelenggarakan sebuah pesta pernikahan tidaklah murah. Maka itu, memperkecil jumlah tamu undangan yang hadir bisa jadi solusi untuk menghemat biaya, terlebih jika anda dan pasangan memang memiliki anggaran yang ketat. Dengan jumlah undangan yang sedikit, berarti anda bisa mengurangi biaya katering yang selama ini dikenal berkontribusi besar terhadap biaya nikah keseluruhan. Penghematan biaya ini, bisa dialihkan untuk memilih venue yang nyaman, makanan yang lezat, dekorasi lebih ciamik, atau undangan dan souvenir yang berkesan. Dengan kemampuan anda yang memperhatikan tiap detil, tentunya akan memberi pengalaman tak terlupakan bagi para kerabat dan tamu yang hadir.

Opsi venue lebih banyak

Pesta perayaan pernikahan besar-besaran tentunya membutuhkan venue atau lokasi acara yang besar pula. Ketika anda berencana menggelar pernikahan dengan konsep private party, maka anda jadi lebih fleksibel dan tak perlu repot lagi mencari venue yang terlalu besar. Anda pun bisa punya banyak pilihan tempat, seperti di taman, museum, restoran, galeri seni, atau rumah-rumah unik yang disewakan.

Menjalin keakraban

private wedding
dok. pinterest

Salah satu keuntungan dari pernikahan dengan konsep private party adalah menciptakan suasana akrab dan intim di antara tamu yang hadir. Mereka pun juga merasa lebih terlibat dalam acara perayaan pesta anda dan pasangan. Memberikan peran pada para tamu untuk terlibat langsung, membuat perayaan semakin bermakna dan pastinya tak akan terlupakan bagi setiap orang, terlebih bagi mereka para kerabat dan keluarga dekat.

Lebih banyak waktu berkualitas

Dalam pernikahan besar, biasanya bisa dibayangkan, pasangan pengantin harus berdiri berapa lama untuk menyalami tiap tamu yang hadir. Suasana yang crowded, juga terkadang mengurangi intimasi di antara tamu yang hadir, karena tak saling kenal dan terkadang masing-masing fokus pada sajian yang dihidangkan. Pesta pernikahan kecil dan private memungkinkan pasangan untuk berinteraksi dengan para tamu, begitu pula di antara para tamu yang hadir.

Lebih ramah lingkungan

Benarkah sebuah resepsi pernikahan bisa merusak lingkungan? Faktanya, berdasarkan The Green Bride Guide oleh Kate Harrison, rata-rata penyelenggaraan sebuah pesta pernikahan bisa memproduksi 400 kg sampah dan 63 ton CO2. Dengan merencanakan  pernikahan mini dan undangan tamu lebih sedikit, anda bisa membantu mengurangi dampak lingkungan akibat sampah yang dihasilkan selama penyelenggaraan pesta.

 

Sumber: partyspace.com/independent.co.uk

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *